Puisi Tak Berdaya
Oleh : Sri Rizki Pebriyani
Aku di sini melawan sepi.
Dari senja hingga fajar menghampiri.
Dalam benakku selalu ku bertanya.
Dimana dirimu yang dulu pernah ada disesaknya nafas dada.
Tau kah kau??
Tau kah engkau tentang isi hatiku??
Aku disini tak berdaya tanpa merasakan hangat hembus nafasmu yang dapat mendamaikan hati ini.
Kembalilah kau kemari menggenggam jemari ini hingga aku tak dapat menghembuskan nafas lagi.
Dari senja hingga fajar menghampiri.
Dalam benakku selalu ku bertanya.
Dimana dirimu yang dulu pernah ada disesaknya nafas dada.
Tau kah kau??
Tau kah engkau tentang isi hatiku??
Aku disini tak berdaya tanpa merasakan hangat hembus nafasmu yang dapat mendamaikan hati ini.
Kembalilah kau kemari menggenggam jemari ini hingga aku tak dapat menghembuskan nafas lagi.
Puisi Kau Tak tergantikan
Halus pipi mu masih terasa,,,lembut
merah bibir mu sulit terhapus kan,,,
di saputangan putih ini,,
kesetiaan mu menjadi pelita di dalam jiwa yang rapuh ini,,,
meski ku bawa dirimu berpetualang dari siang malam
kau selalu menemani langkah ku
dalam hati ini berteriak bangga kepada kesetiaanmu yang tak tergantikan,,,,
merah bibir mu sulit terhapus kan,,,
di saputangan putih ini,,
kesetiaan mu menjadi pelita di dalam jiwa yang rapuh ini,,,
meski ku bawa dirimu berpetualang dari siang malam
kau selalu menemani langkah ku
dalam hati ini berteriak bangga kepada kesetiaanmu yang tak tergantikan,,,,
Puisi Sampai ku menutup mata
Oleh: Asyfa Anissakina
Embun di pagi buta
Tebarkan aroma harapan akan bersinarnya hari ini
Detik demi detik ku hitung, inikah saatnya ku untuk pergi
Oh Tuhan, ku cinta dia
Berikanlah aku hidup
Takkan ku sakiti dia, hukum aku bila terjadi
Senandungku hanya untuk cinta
Tirakatku hanya untuk-Mu
Tiada dusta, ku akan mencintainya sampai ku menutup mata
Tebarkan aroma harapan akan bersinarnya hari ini
Detik demi detik ku hitung, inikah saatnya ku untuk pergi
Oh Tuhan, ku cinta dia
Berikanlah aku hidup
Takkan ku sakiti dia, hukum aku bila terjadi
Senandungku hanya untuk cinta
Tirakatku hanya untuk-Mu
Tiada dusta, ku akan mencintainya sampai ku menutup mata
Puisi Tersimpan Untukmu
Oleh: Nur Qomaruddin
Untukmu yang disana…
Dalam kesunyian malam ini…
Ku tulis sebuah puisi tentang
perasaanku padamu…
Perasaan yang hanya bertepuk
sebelah tangan…
Karena,
Kau tak mencintaiku…
Dalam kesunyian malam ini…
Ku tulis sebuah puisi tentang
perasaanku padamu…
Perasaan yang hanya bertepuk
sebelah tangan…
Karena,
Kau tak mencintaiku…
Mungkin…
Puisi ini tak terlalu
bagus…
Tetapi,
Puisi ini tercipta hanya
untukmu seorang…
Puisi ini tak terlalu
bagus…
Tetapi,
Puisi ini tercipta hanya
untukmu seorang…
Aku tahu…
Mungkin, memilikimu hanyalah sebuah
khayalan…
Dan mungkin…
Cintaku hanya akan terjadi
di Negeri Dongeng…
Yaa . . .
Hanya di Negeri Dongeng…
Sebuah Negeri yang takkan pernah bisa
ku gapai…
Sebuah Negeri dimana semua khayalan
bisa menjadi kenyataan…
Mungkin, memilikimu hanyalah sebuah
khayalan…
Dan mungkin…
Cintaku hanya akan terjadi
di Negeri Dongeng…
Yaa . . .
Hanya di Negeri Dongeng…
Sebuah Negeri yang takkan pernah bisa
ku gapai…
Sebuah Negeri dimana semua khayalan
bisa menjadi kenyataan…
Mengertilah…
Bagiku,
Memilikimu itu tidak mungkin…
Namun,
Aku akan selalu menyimpan dirimu
dalam hatiku…
Bagiku,
Memilikimu itu tidak mungkin…
Namun,
Aku akan selalu menyimpan dirimu
dalam hatiku…
Biarlah semua ini kan terukir indah dalam
kisah hidupku…
kisah hidupku…
Semoga…
Suatu saat nanti akan ada sebuah
keajaiban…
Karena . . .
“Cinta Sejati Akan Tetap Abadi, Meski Jiwa Telah Mati”
Suatu saat nanti akan ada sebuah
keajaiban…
Karena . . .
“Cinta Sejati Akan Tetap Abadi, Meski Jiwa Telah Mati”
Puisi Dimana Tempat Cinta Sejati
Bukan di rimba lebat dan sunyi …..
Bukan di puncak bukit yang tinggi …..
Bukan dipinggir samudera yang sepi …..
Bukan di puncak bukit yang tinggi …..
Bukan dipinggir samudera yang sepi …..
Jangan dicari tempat memuja …..
Dikuil tempat membakar dupa …..
Di dalam gua tempat bertapa …..
Dikuil tempat membakar dupa …..
Di dalam gua tempat bertapa …..
Bukan di mahligai batu pualam …..
Di katil berhias permata nilam …..
Di dalam surga, di luar alam …..
Di katil berhias permata nilam …..
Di dalam surga, di luar alam …..
Cinta sejati lekat pada kita …..
Bernyala-nyala waktu bekerja …..
Untuk bahagia dunia raya …..
Bernyala-nyala waktu bekerja …..
Untuk bahagia dunia raya …..
Bernyala-nyala sewaktu bekerja …..
Dimana semati, seniat, sedasar …..
Dimana semati, seniat, sedasar …..
Puisi Tak Harus Menyerah
Oleh : Testy Dwi D
Seberapa kuat cinta kita
mampukah aku mempertahankannya
seru kasih sayang yang berontak
bilamana dihadang ombak besar
sekuat kita berjalan
diantara mereka yang tidak merestui kita
mampukah aku mempertahankannya
seru kasih sayang yang berontak
bilamana dihadang ombak besar
sekuat kita berjalan
diantara mereka yang tidak merestui kita
sekuat apa kita,,,
namun cinta bukan untuk menyerah
katamu
namun cinta bukan untuk menyerah
katamu
seperti mentari
yang terkadang terlalu panas
begitu pula mereka
yang kadang tak mahu dengar
kita yang menangis
tetap harus berjalan demi cinta yang suci
yang terkadang terlalu panas
begitu pula mereka
yang kadang tak mahu dengar
kita yang menangis
tetap harus berjalan demi cinta yang suci
Puisi Jika Kau adalah Aku
Oleh : Nilaratih
Jika kau adalah aku …
Akan banyak puing yang dirajut satu demi satu
Jika kau adalah aku …
Akan banyak puing yang dirajut satu demi satu
Jika kau adalah aku …
Akan tersadar begitu banyak cinta terselip dalam doa
sepanjang nafas
Jika kau adalah aku …
sepanjang nafas
Jika kau adalah aku …
Tak kan pernah bertanya kapan janji akan terpenuhi
Aku selalu ada untukmu hingga tak terlewati
dalam tiap langkah semampaimu
Tapi…
Aku perlu menunggu sekian zaman agar kau
menganggap aku ada untukmu
Jika kau adalah aku.
Aku selalu ada untukmu hingga tak terlewati
dalam tiap langkah semampaimu
Tapi…
Aku perlu menunggu sekian zaman agar kau
menganggap aku ada untukmu
Jika kau adalah aku.
Puisi Memendam Rasa
Oleh : Irawati
hanya ingin terdiam di sudut malam..
saksikan lembayung senja
di renggut alam..
semilir angin menusuk rongga
pudarkan kekosongan..
saksikan lembayung senja
di renggut alam..
semilir angin menusuk rongga
pudarkan kekosongan..
biarkan ku puja cakrawala dalam diam
takan sulit berkata tidak pada keindahan
suatu masa..
ku akan dapatkan keindahan mu
hanya dengan anggukan..
takan sulit berkata tidak pada keindahan
suatu masa..
ku akan dapatkan keindahan mu
hanya dengan anggukan..
Puisi Kisah Sejati “Pelangi Senja”
Oleh : testy dwi d
Lama sudah kita berdua
Menjalin cinta,menguntai tawa juga air mata,,,
Telah kita cium wangi mawar dan duri yg meminta tangis,kerinduan
Menjalin cinta,menguntai tawa juga air mata,,,
Telah kita cium wangi mawar dan duri yg meminta tangis,kerinduan
Aku ingin kisah ini berakhir indah
Bak peangi senja
Aku ingin cerita cinta kita jadi ikatan abadi
Kini,,,,
Aku berlutut dihadapan mu
Memperlihatkan kau kesungguhan ku
Dengan sebuah cincin emas,
ingin ku pinang dirimu
Sudikah kau jadi pendamping ku
di pelaminan esok
Yang berdekorasi janur kuning
dan terpatri dua kalimat syahadat,,,
Bak peangi senja
Aku ingin cerita cinta kita jadi ikatan abadi
Kini,,,,
Aku berlutut dihadapan mu
Memperlihatkan kau kesungguhan ku
Dengan sebuah cincin emas,
ingin ku pinang dirimu
Sudikah kau jadi pendamping ku
di pelaminan esok
Yang berdekorasi janur kuning
dan terpatri dua kalimat syahadat,,,
Sejenak aku diam dan kau merenung mata ku,,,dalam
dan berbisik lirih
dan berbisik lirih
“iyaaa,,,,”
Puisi Tersenyumlah yang Indah
Oleh : Testy dwi d
Kasih,,,,
ingatkah kamu tentang cerita dulu ?…
saat janur kuning terpajang didepan rumahmu
harapan kita telah jadi
mimpi kita dulu telah menjadi
ingatkah kamu tentang cerita dulu ?…
saat janur kuning terpajang didepan rumahmu
harapan kita telah jadi
mimpi kita dulu telah menjadi
saat kita jadi penggapit
penghulu bilang kita akan segera menyusul
dengan berputarnya waktu
kini kau jadi miliku
penghulu bilang kita akan segera menyusul
dengan berputarnya waktu
kini kau jadi miliku
kasih beri aku senyum terindahmu
karna mahligai cinta ini telah terpatri oleh ikrar suci
mengikat kasih suci dalam ikatan yang suci
dibawa dari alam yang suci,hati
sayang binar matamu,,,
karna mahligai cinta ini telah terpatri oleh ikrar suci
mengikat kasih suci dalam ikatan yang suci
dibawa dari alam yang suci,hati
sayang binar matamu,,,
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar